Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 04:34:42【Tempat Makan】022 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(753)
Sebelumnya: Ini kronologi lengkap temuan
Selanjutnya: Berbagai produk terbaru debut di ajang CIIE kedelapan di Shanghai
Artikel Terkait
- Mendagri: Inflasi YoY Oktober masih aman di angka 2,86 persen
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl
- Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta
- Berbagai produk terbaru debut di ajang CIIE kedelapan di Shanghai
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
- Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
- Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana
- Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi
Resep Populer
Rekomendasi

CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka

Dari Qatar ke Cinere, Brian pilih memasak MBG demi senyum anak

UI gelar sarasehan nasional bahas lingkungan dan kesehatan

KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan

Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG

SPPG Regional Kota Bengkulu: 68.950 siswa rasakan manfaat MBG

KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat

Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta